Selasa, 23 Agustus 2011

LANJUTAN BAB IV


Grafik kemajuan tiap siklus
Grafik  4.3
Sumber . Nilai persiklus
Prosentase kemajuan tiap siklus
Tabel 4.5

Dari grafik diatas tergambar dengan jelas, bahwa perubahan signifikan terjadi pada nilai rata-rata mulai dari pra siklus, siklus 1 ,dan siklus 2 mengarah naik sangat signifikan, sedangkan nilai tertinggi tetap pada posisi terbaiknya. Dalam hal ini yang menjadi focus perhatian dan pertanyaan sebenarnya penulis adalah nilai terendah pada setiap siklus. Mengapa hal tersebut terjadi? Apa yang menyebabkan itu terjadi? Mungkinhah dapat dilakukan penelitian dengan tindakan dan permasalahan yang berbeda?

Penjelasan dari kesimpulan perbaikan pembelajaran dapat penulis diuraikan ,yakni:

·                Prestasi belajar siswa mengalami peningkatan pada tiap siklus.
·                Aktivitas siswa dalam diskusi kelompok menunjukkan hal yang positif.
·                Adanya kesiapan guru dalam  mengelola pembelajaran.
·                Tindak lanjut dengan remedial dan pemberian tugas
·                Perhatian khusus guru pada siswa yang menghadapi kesulitan belajar.

Kegiatan persiklus yang dilakukan guru dengan memperbaiki kegiatan pembelajaran diantaranya.
1.             Melakukan diskusi dengan kepala sekolah dan pengamat pelaksanaan perbaikan pembelajaran
2.             Melakukan perbaikan pembelajaran dari hasil identifikasi masalah kelas.
3.             Melakukan kolaborasi metode dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan ( PAKEM )
4.             Melakukan  metode diskusi  kelompok  dengan kesiapan LK
5.             Penggunaan alat bantu sederhana dan praktis dari yang paling murah ( kertas ) sampai penggunaan benda pabrikan
6.             Evaluasi dengan ragam test ( lisan, tertulis, dan perbuatan ) dengan tingkat kesukaran yang berbeda-beda.
Hasil tes yang dilakukan guru pada siklus 2 setelah  diidentifivikasi dan dianalisi dapat disimpulkan sebagai berikut;
1.             Apakah soal tes isian yang saya buat terlalu sulit? .
2.             Apa yang menyebabkan kesulitan siswa? .
3.             Mengapa siswa tidak memperhatikan penjelasan guru?

Beberapa hal yang harus diperhatikan guru dalam menyusun dan memberikan tes terlebih dahulu memahami mengapa dan apa tujuan tes dilakukan. Pembelajaran akan lebih efektif apabila guru melakukan pengukuran untuk mengetahui sejauh mana tingkat penguasaan siswa pada tahap awal dan akhir pembelajaran.  Tes dan pengukuran sebagai bagian pengambilan keputusan terhadap hasil pembelajaran siswa. beberapa aspek tentang tes dan pengukuran yang dapat membantu siswa, yaitu:
1.             Dapat  memotivasi siswa.
2.             Dapat mengingatkan kembali dan mentrasfer pembelajaran
3.             Dapat membantu siswa dalam menilai diri
4.             Dapat membantu di dalam mengevaluasi efektivitas pengajaran

Benyamin S. Bloom  dan kawan-kawan ( 1956). Tiga aspek psikologis yang diidentifikasi sebagai kelompok tujuan pendidikan, yakni domain kognitif, domain afektif dan psikomotor.

Pendapat tersebut sangat erat kaitannya dengan tes dan pengukuran, sebab setiap aspek tes yang diberikan harus menampilkan ranah tersebut dari tingkat yang sederhana sampai yang paling kompleks atau tingkat tinggi.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar