Selasa, 23 Agustus 2011

BAB IV


BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A.           Deskripsi Data Hasil Penelitian Per Siklus

Perolehan data pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada tiap siklus sebagai berikut:
Tabel 4.1
Daftar nilai siswa tiap siklus
Nomor
Nama Siswa
JK
Siklus
jumlah nilai
Urut
Induk
L
P
pra
1
2









1
0809.1.001
AHMAD SYABIL MANGGUS
L

70
60
100
230
2
0809.1.002
ALIF FIRDAUS
L

80
45
100
225
3
0809.1.003
ANNISA SALSABILA

P
68
100
93
261
4
0809.1.004
ARIQ ATHALLAH HAIKAL
L

90
60
100
250
5
0809.1.005
BELIA EKA OKTAVIANY

P
60
75
93
228
6
0809.1.006
DAFFA PASYA ISLAMI
L

60
50
80
190
7
0809.1.007
DHAIFULLOH WAAFI R.
L

60
90
80
230
8
0809.1.009
EKA SEPTIANTI A.

P
64
70
93
227
9
0809.1.010
FADHLAN HISYAM
L

60
65
80
205
10
0809.1.011
FAISAL ADLI
L

60
87
93
240
11
0809.1.012
FATIMAH NURUL ILMI

P
100
25
100
225
12
0809.1.014
HEMBANG MARTUA P.H.
L

70
87
100
257
13
0809.1.015
IAN SYADEWA
L

80
72
87
239
14
0809.1.016
INTAN NURUNNISA UTAMI

P
60
65
87
212
15
0809.1.017
JIHAN EVA SALMA

P
60
100
80
240
16
0809.1.018
LUKI SOSIA SETIA

P
60
87
100
247
17
0809.1.020
MUHAMAD FIGO A.
L

60
60
47
167
18
0809.1.021
MUHAMMAD HAYDAR A.
L

80
87
100
267
19
0809.1.022
MUHAMMAD LATIF
L

90
60
100
250
20
0809.1.024
NABIL LUTHFI ABYAN
L

78
50
93
221
21
0809.1.025
NADIA MAHARANI A.

P
60
95
100
255
22
0809.1.026
NISRINA NURUL FATHIN

P
60
65
93
218
23
0809.1.027
NURMA FADHILLA

P
60
100
80
240
24
0809.1.028
PUTRI LARASATI HAKIM

P
60
87
93
240
25
0809.1.029
RAFISYA INDI R.

P
60
77
100
237
26
0809.1.030
RANDY IRSYAD HAKIM
L

60
87
93
240
27
0809.1.031
RIZKITA SOPHIANA

P
60
77
100
237
28
0809.1.032
RYANDANA SETYAWAN
L

60
87
100
247
29
0809.1.034
STEVANY KARAUWAN

P
62
55
100
217
30
0809.1.036
THAARIQ HIDAYAT
L

80
55
73
208
31
0809.1.037
TITO TRIATMAJA
L

62
70
73
205
32
0809.1.039
WAHYU SETIYO NUGROHO
L

90
65
100
255
33
0809.1.040
WULAN MUTIARA I.

P
80
25
67
172
34
0809.1.042
ZALFA KAMILA AZZAHRA

P
67
87
80
234
35
0809.1.106
MUHAMMAD THORIQ D.
L

60
75
100
235
36
0910.2.151
INDRAWAN AZIZ
L

67
87
100
254
37
1011.3.153
LOLITA AMELIA NURWEDI

P
72
87
100
259
38
1011.3.160
SHAFIGA DEWI N

P
71
50
100
221
39
1011.3.161
ALFIAN HADI SAPUTRA
L

60
95
100
255
40
1011.3.162
MUTIARA ADINDA PUTRI

P
64
95
87
246
41

A.DEERIEL NAINTY A
L

60
60
67
187
42

DECRIANSYAH ALIZAR
L

60
77

137









jumlah


2695
2948
3512

Rata - rata kelas


67.375
73.7
90.051

Maksimal



100
100
100

Minimal



60
25
47

Median



60
77
93












Dengan demikian peneliti dapat menguraikan penjelasan tentang tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang peneliti sampaikan dikelas mengacu pada table 4.1 dan grafik kemajuan persiklus. Penjelasan tiap siklus penulis uraikan sebagai berikut : 

Ø  Pra Siklus.
Pada pra siklus nilai yang diperoleh siswa cukup artinya penguasaan materi siswa akan konsep bilangan  cukup pula, hal tersebut dapat dilihat pada tabel 4.1, dimana pada pra siklus siswa yang memperoleh nilai 60 ke atas atau sesuai dengan Kriteria Ketuntasan Minimum yaitu 20 orang siswa saja, sementara jumlah siswa 42 orang, atau setara dengan 47,6 %,  ini berarti banyak siswa yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) ,ini disebabkan, Guru hanya menggunakan metode tunggal yaitu ceramah dan penjelas singkat. Dalam mengajar guru media, tapi masih sederhana.( berupa lembaran kertas segi empat ). Anak masih merasa asing terhadap metode diskusi yang diterapkan guru.Beberapa anak masih asik dengan dunianya dan malu untuk bertanya.
         
Ø  Siklus 1.
Pada siklus 1 perolehan nilai siswa telah meningkat, dari 20 siswa saja pada pra siklus, kini pada siklus 1 menjadi 29 siswa atau setra dengan 69,05 %, karena dalam proses belajar mengajar, peneliti telah menggunakan media pembelajaran dan diskusi kelompok.Selain itu media pembelajaran dapat berfungsi ,1. Media pembelajaran dapat mengatasi berbagaiketerbatasan pengalaman yang dimiliki siswa. 2. Media pembelajaran mengatasi ruang kelas.
Ø    Siklus 2.

Pada siklus 2 kemampuan penguasaan materi siswa semakin membaik, dari 29 siswa pada siklus 1, kini menjadi 39 siswa atau setara dengan 95,24 %, ini dapat dilihat dari perolehan nilai siswa yang dapat dikatakan berhasil, ini disebabkan peneliti menggunakan metode diskusi, karena metode diskusi mempunyai kelebihan antara lain, (1)Peserta didik memperoleh kesempatan untuk berpikir secara aktif dan kreatif, (2) Peserta didik mendapat kesempatan untuk melatih diri dalam mengemukakan pendapat,sikap,dan aspirasinya secara bebas, disamping itu ia dilatih menghargai pendapat orang lain, (3) Mengembangkan sikap demokratis dikalangan peserta didik, (5)Menghubungkan atau mendekatkan bahan pelajaran dengan masalah-masalah yang terdapat di masyarakat.

Dari proses penelitaian perbaikan pembelajaran tersebut di atas terjadi setelah kegiatan pra siklus diidentifikasi oleh guru, kemudian dianalisis kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam pembelajaran pra siklus / konvensional. Kemudian secara rinci dapat dijelaskan prosedur kegiatan tersebut pada tiap siklus. Secara singkat penulis uraikan penjelasan tiap kegiatan tersebut dengan rencana perbaikan pembelajran ( RPP) terlampir.
          Uraian kegiatan per siklus
1.             Pelaksanaan kegiatan awal dengan kegiatan pra siklus.
Kegiatan KBM yang dilaksanakan guru dalam kelas masih bersifat konvensional , kemudian guru mengidentifikasi dan menganalisis tindakan yang akan diambil dari rumusan masalah.
2.             Pelaksanaan siklus 1 sebagai perbaikan pembelajaran 1 mengacu kepada rumusan tahap pra siklus. Pada tahap ini langkah tindakan  yang dilakukan guru merepleksi semua kejadian perbaikan pembelajaran.
3.             Siklus 2 dilakukan jika hasil dari siklus 1 belum menunjukan hasil yang diharapkan . langkah guru pada tahap ini melakukan identifikasi masalah dalam kegitan perbaikan pembelajaran 2.
4.             Kegiatan evaluasi dengan soal yang beragam mempengaruhi nilai akhir pada hasil rata-rata kelas
5.             Kegiatan siklus 3 selanjutnya masih perlu dilakukan ,hingga mencapai hasil maksimal.
                 
B.            Pembahasan Hasil Penelitian Per Siklus

Gambaran per-siklus dapat diketahui dengan melihat identifikasi masalah, analisis masalah, dan pengolahan data dari hasil evaluasi yang diperoleh siswa pada setiap akhir pembelajaran sebagai berikut;

Kerangka Rencana ,Tindakan ,Pengamatan, dan Refleksi Pembelajaran Matematika.
Tabel 4.2
Siklus 1
Rencana tindakan 1
Tindakan
Pengamatan
Refleksi
Siswa dapat mengidentifikasi operasi hitung dengan menggunakan sifat Komutatif ( pertukaran )pada penjumlahan dan perkalian dengan penjelasan dan contoh dan penggunaan alat peraga sederhana

1.Dengan berdialog, siswa diminta menuliskan penjumlahan dan pengurangan bilangan cacah di papan tulis.
2.Siswa dan guru mendiskusikan tentang sifat-sifat operasi hitung bilangan
3.Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal pada lembar kerja siswa yang telah disiapkan oleh guru
4.Memberikan soal tes....
·      Penjelasn belum maksimal


·      siswa belum menunjukan aktivitas diskusi.


·      Rata-rata nilai= 73,7

·    Contoh yang diberikan melalui peraga masih sangat sederhana, berupa potongan kertas / kartu angka\


·    Untuk siklus 2 memberikan tambahan peraga / media dan menambah tingkat kesukaran soal

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar